ganbarimasyou

Tokyo - Sibolga; "The Spirit Of dianivan"

Di sebuah rumah sakit, dua pria yang sedang sakit parah di tempatkan bersama dalam satu ruangan. Salah satu dari mereka diperbolehkan duduk satu jam setiap harinya untuk membantu mengeringkan cairan dari paru-parunya. Tempat tidurnya berada tepat di sebelah jendela yang ada di ruangan itu. Pria yang lain hanya bisa berbaring sepanjang hari di sisi lain ruangan.

Mereka bercerita berjam-jam tanpa henti. Tentang istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, dan keterkaitan mereka dalam pelayanan militer, termasuk tempat-tempat mereka pergi berlibur. Dan setiap sore ketika pria yg tempat tidurnya berada di samping jendela diperbolehkan duduk, dia akan menghabiskan waktu dengan menceritakan kepada rekan sekamarnya semua hal yang dapat dia lihat diluar jendela. Pria yang berada disisi lain ruangan merasa hidup selama periode satu jam itu. Pada saat itu dunianya akan terasa luas dan dimeriahkan oleh berbagai aktivitas dan warna-warni dunia diluar.


Dari jendela itu dapat terlihat sebuah taman dengan danau yang indah. Bebek dan angsa berenang, sementara anak-anak bermain dengan perahu mainan mereka. Sepasang kekasih berjalan bergandengan tangan bunga-bunga yg berwarna-warni serupa pelangi. Pohon tua tumbuh anggun di halaman, dan di kejauhan terlihat pemandangan indah dari gedung-gedung perkotaan. Pria di sebelah jendela menjelaskannya dengan sangat detil, dan pria di sisi lain ruangan akan menutup mata dan membayangkan pemandangan indah tersebut.

Pada sebuah sore yang indah, Pria di sebelah jendela menceritakan sebuah parade yang sedang melintas. Walaupun pria di sisi lain ruangan tidak dapat mendengar suaranya - dia dapat melihat dalam bayangan apa yang di ceritakan oleh pria di sisi jendela. Hari-hari berganti dan minggu-minggu berlalu.

Pada suatu pagi, suster datang membawakan air untuk mandi. Dan dia menemukan pria di sisi jendela meninggal dengan tenang dalam tidurnya. Suster itu sangat sedih dan memanggil pegawai rumah sakit untuk membawa jenazahnya.

Setelah beberapa saat, pria di sisi lain ruangan meminta apakah dia bisa pindah ke samping jendela. Suster menyetujui permintaan pria itu. Akhirnya dia akan bisa menikmati pemandangan indah dengan mata kepalanya sendiri. Dia mencoba melongok dengan hati-hati keluar jendela itu.

Jendela itu ternyata menghadap ke sebuah tembok kosong.

Pria itu bertanya kira-kira apa yang membuat almarhum teman sekamarnya menceritakan semua hal indah diluar jendela itu. Suster menjawab, bekas teman sekamarnya buta, dan dia bahkan tidak bisa melihat tembok diluar. "Mungkin dia hanya ingin menyemangatimu"-kata suster.

kesimpulan....
Terdapat kegembiraan yang besar ketika membuat orang lain bahagia, terlepas dari apapun situasi kita. Berbagi kesedihan adalah setengah dari duka, tapi berbagi kebahagiaan berarti melipatgandakannya. Jika Anda ingin merasa kaya, hitunglah semua hal-hal milik Anda yang tidak bisa dibeli dengan uang.

diambil dan diterjemahkan dari sini




Semua orang pasti pernah mengucapkan kata-kata seperti “Hal Itu tidak bisa dilakukan”. Sekarang kita bicara tentang seseorang yang mendengar pernyataan ini sepanjang hidupnya tapi selalu berkeyakinan bahwa siapapun dapat melakukan semua yang diinginkan selama orang itu tetap tekun dan fokus pada apa yang dikerjakannya.

Pada tahun 1883, seorang insinyur bernama John Roebling mempunyai sebuah ide. Dia ingin membangun sebuah jembatan yang dapat menghubungkan New York dan Long Island. Anda tentu bisa membayangkan reaksi yang didapat ketika anda mencoba melakukan sesuatu yang baru. Ya, inilah kata-kata yg didengar oleh insinyur tersebut…


* Ini adalah pekerjaan yang mustahil
* itu tidak bisa dikerjakan
* itu tidak bisa dipraktekkan
* hal itu tidak pernah dilakukan sebelumnya
* lebih baik anda melupakan hal ini


Insinyur dari seluruh dunia berkata bahwa hal ini adalah pekerjaan yang mustahil dan akan lebih baik bila dia melupakan hal ini. Tapi dia tidak mau dan tidak dapat melupakan idenya. Dia kemudian menceritakan ide ini kepada anaknya Washington, yang juga seorang insinyur. Setelah melewati berbagai diskusi dan bujukan, dia berhasil meyakinkan anaknya bahwa jembatan itu dapat dibangun. Kemudian merekapun duduk bersama dan mulai mencari cara bagaimana proyek ini dapat diselesaikan.


Mereka mulai merekrut kru proyek dan proses realisasi mimpi pun dimulai. Baru beberapa bulan, terjadi sebuah kecelakaan di lokasi proyek yang menyebabkan John Roebling meninggal dan Washington menjadi lumpuh seumur hidup. Dia tidak dapat berjalan, bergerak maupun berbicara. Sekarang, apa reaksi orang-orang ketika mendengar hal ini ?

* kami sudah memberitahu dia !
* impian gila selalu berakhir seperti ini
* mereka sangat bodoh untuk melakukan pekerjaan yg sia-sia
* lihat apa yang dia lakukan pada hidupnya

karena orang-orang tahu hanya pasangan ayah-anak itu yang meyakini keberhasilan proyek jembatan itu, maka mereka berpikir bahwa proyek tersebut pasti akan dibatalkan.


Hanya satu orang yang tidak berpikir seperti itu.


Ya, Washington!


Dia memiliki sebuah mimpi dan dia akan merealisasikan mimpi itu. Saat dia berbaring di ranjang rumah sakit, dia dapat melihat langit dan pohon-pohon di luar. Dan dia merasa hidup kembali. Dia hanya dapat menggerakkan sebuah jari dan berusaha menggunakan apa yang ada hingga mendapatkan hasil yang maksimum.


Dia mengembangkan sebuah kode komunikasi menggunakan satu jari dengan istrinya. Butuh waktu cukup lama untuk mengembangkan cara komunikasi yang unik ini, namun akhirnya dia berhasil. Washington meminta istrinya untuk menghubungi para insinyur kemudian lewat perantara istrinya dia berkomunikasi dengan insinyur-insinyur tersebut tentang apa yang harus dilakukan. Reaksi yang diterimanya sama seperti sebelumnya…

* dia kembali mengulangi kebodohannya
* dia masih belum belajar dari kesalahannya
* nanti kalau dia jatuh lagi, baru dia paham.

tapi seperti biasa, Washington tidak mendengarkan pendapat siapapun dan proyek itu kembali dimulai. Butuh waktu 13 tahun bagi Washington untuk mengetuk-ngetukkan jari kepada istrinya sampai jembatan itu akhirnya selesai. Dan ya, kita menyebutnya Jembatan Brooklyn.


Orang sukses bukanlah orang yang paling sedikit menemukan kesulitan dalam hidup.
Orang sukses adalah orang yang berhasil keluar dari situasi yang sangat buruk dengan membawa kemenangan melewati situasi-situasi yang sangat tidak bersahabat.


Dan seperti pepatah bilang “Pemenang tidak pernah menyerah dan Orang yang menyerah tidak akan menjadi pemenang” Sekarang coba pikirkan alasan-alasan apa saja yang telah kita buat agar kita menyerah mengejar mimpi-mimpi kita ?


diambil dan diterjemahkan dari sini

======================================================================


Jembatan ini menghubungkan Manhattan dan Brooklyn sepanjang 1.845 m. Dan Ketika pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1883, merupakan yang terpanjang di dunia. 50% lebih panjang dari rekor yang dipegang oleh jembatan sebelumnya.



John Roebling meninggal karena tetanus yang disebabkan oleh kecelakaan ketika survey project. Kelumpuhan Washington disebabkan oleh penyakit caisson atau sering juga disebut Decompression Sickness. Penyakit ini menyerangnya karena terlalu sering bekerja dalam alat yang dipakai untuk menyelam kedalam air. Istrinya, Emily Washington Roebling kemudian mempelajari ilmu teknik dan membantunya berkomunikasi dengan insinyur2 dalam project itu. Emily washington kemudian menjadi orang pertama yang melintasi Jembatan Brooklyn.


Ganbarimasyou!!!



Kisah petani kentang yang menginspirasi sebuah bangsa.

Sebagai seorang pembicara profesional, saya telah berbicara kepada puluhan ribu orang dari berbagai ilmu dengan kehidupan yang amat beragam. Saya seringkali mendapatkan komentar dari orang yang berumur 50an, 60an, dan 70an yang mengatakan bahwa mereka sudah cukup tua untuk merubah nasibnya sendiri. Mereka meyakini bahwa mereka terlalu tua, terlalu gemuk, dan terlalu lelah untuk melakukan sesuatu untuk masa depan mereka. Dengan keras kepala mereka berkata bahwa kemakmuran hanya bisa dicapai oleh mereka yang berumur 20-30 tahun. Banyak dari orang-orang ini yang tidak percaya bahwa mereka bisa merubah nasib mereka sendiri. Dengan dibatasi oleh kepercayaan mereka, orang-orang ini tidak akan pernah mencapai kemakmuran.


Pertanyaan yang sering saya ajukan kepada pendengar saya sama seperti pertanyaan untuk anda: Apakah anda bisa merubah nasib anda sendiri, ataukah nasib anda ditentukan oleh orang lain ? Apa yang saya maksud dengan hal ini ? Silakan membaca cerita tentang Cliff Young, seorang petani kentang yang rendah hati dari Australia, yang secara sadar mengubah nasibnya sendiri di umur 57 tahun. Sebelumnya, takdir yang dia jalani adalah menjalankan peternakan keluarga dan selalu memenuhi hidupnya dengan kerja keras, akan tetapi diam-diam dia menyembunyikan keinginan nya untuk menjadi pelari jarak jauh.

Dia sampai kepada keputusan untuk menjalani kehidupan yang dia pilih, dan menciptakan takdirnya sendiri. Tidak lama kemudian dia terlihat berlatih di jalan-jalan pedesaan Australia dengan mengenakan jas hujan dan gum boots (boot karet).

Tidak menjadi masalah bagi dia bahwa saat itu dia telah berumur 57 tahun, dengan perlengkapan lari yang menyakitkan, dan juga tidak memiliki stamina lari sama sekali. Setelah melewati semua tahun2 di pertanian, apa yang paling penting baginya adalah melakukan apa yang dia senangi dan menciptakan takdirnya sendiri. Dia mengabaikan orang-orang yang mengejeknya dan pengemudi yang mencoba memepetnya untuk keluar dari jalanan. Dia terus berlari dan berusaha untuk menghabiskan 20-30 mil tiap hari.

Pada Mei 1983, setelah 4 tahun berlatih secara konstan, Cliff Young mengejutkan dunia. Pada umur 61, dia memenangkan Ultra Marathon Sydney-Melbourne yang berjarak 875 Km (hampr 545 Mil). Untuk menyelesaikan jarak ini di umur-umur tertentu adalah sebuah prestasi, apalagi di umur 61 tahun dan mengalahkan atlit-atlit dunia di kondisi terbaik yang berumur 20, 30 tahun. Sangat mengagumkan.

Selama bertahun-tahun, ahli lari percaya bahwa tubuh membutuhkan ukuran tidur yang cukup untuk menyelesaikan 100 mil perhari yang sangat melelahkan. Akan tetapi, setelah tertinggal sangat jauh pada hari pertama lomba, Cliff bangun pada pukul 1 dini hari dan mulai berlari seanjang malam. Dia kemudian melewati pelari yang memimpin, yang biasanya tidur sampai jam 5 pagi. Strategi Chris berhasil dengan baik sehingga di terus bangun 4 jam lebih awal dari semua pesaingnya. Hasil dari strategi yang berani ini dia mengejutkan dunia ketika pertama kali melewati garis finish. Setelah 5 hari, 15 jam dan 4 menit Cliff Young menjadi seorang pemenang, pada umur 61 tahun!

Berita kemenangan Cliff Young mengejutkan seantero Australia. Tidak ada yang mengira bahwa dia punya peluang memenangkan lomba dengan umur setua itu, tanpa pengalaman yang cukup, dan menghadapi pelari-pelari jarak jauh terbaik dari negara itu. Dia menjadi legenda hidup, dan Bangsa itu jatuh cinta dengan petani kentang berumur 61 tahun yang melihat sesuatu yang tidak terlihat dan mencapai ketidak-mungkinan. Ketika berbicara mengenai hadiah uang, Chris berkata "10,000 USD, wow jumlah kentang yang sangat banyak"

Dia kemudian memilih untuk membagi uang itu dengan pesaing lainnya untuk menghargai persiapan dan kerja keras mereka.


Pada tahun 1984 dan 1987 di umur 62 dan 65 dia kembali mengikuti pertandingan cross country, kali ini strategi larinya yang dimulai pukul ! dan bukan pukul 5 telah dipraktekkan oleh pelari-pelari lain. Cliff Young telah mematahkan paradigma, mengatasi keraguan diri, dan mencapai apa oleh perkiraan orang lain tidak mungkin dilakukan. Tapi yang paling penting adalah bagaimana dia memutuskan untuk menciptakan takdirnya sendiri. Dia mewariskan inovasi dan inspirasi hanya dengan mengikuti gairahnya, dan tidak dibatasi oleh kepercayaan yang dimiliki oleh orang-orang berumur 50-an, 60-an, dan 70an.

Walaupun telah berumur 61, Cliff Young bisa mencapai kemakmuran dengan menciptakan takdirnya sendiri. Terlepas dari dari umur dan kondisi fisik apapun, anda juga dapat bertanggung jawab atas hidup anda dan mengejar kemakmuran. Anda bahkan mempunyai kekuatan untuk mencapai kemakmuran di umur berapapun. Tapi anda sendiri yang harus mau mengambil alih tanggung jawab masa depan anda dengan mengikuti kata hati, mengikuti gairah dan menciptakan takdir anda sendiri.

Tidak peduli usia anda dan apa tantangan anda saat ini, jadilah seperti Cliff Young dan ambil kendali atas masa depan anda. Tanamkan kepercayaan bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk menciptakan takdir anda dan mencapai kemakmuran. Saya menantang anda berapapun umur anda, untuk bermimpi, merencanakan dan melaksanakannya sehingga hidup anda dapat menjulang tinggi penuh dengan kemakmuran.


diambil dan diterjemahkan dari sini
=======================================================================================

Jika anda bertanya-tanya seperti apa gum boots itu, inilah gambar yang saya dapat dari wikipedia.Bisa anda bayangkan orang tua berumur 57 th berlari-lari menggunakan jas hujan dan sepatu karet seperti ini ?

Mental seperti apa yang dia miliki untuk memiliki keinginan mengikuti perlombaan lari yang menempuh jarak 875 km (jarak Jakarta-Surabaya sekitar 600km) di usia senja ? Ejekan seberat apa yang telah dia terima ?

Diceritakan bahwa ketika pertama kali dia tampil di lomba itu (1983, usia 61 tahun) tidak ada orang yang memperhatikannya. Orang-orang hanya berpikir orang tua biasa berpakaian overall dan bersepatu boot karet yang ingin menonton ultra marathon Sydney-Melbourne. Mereka baru sadar ketika Cliff mendekati meja pendaftaran dan hendak bergabung dengan 150 atlet dunia untuk berlari bersama mereka!. Sampai saat itu orang-orang tidak tahu bahwa pelatih larinya adalah seorang wanita berumur 81 tahun. Ibunya sendiri.

Seorang wartawan mewawancarainya :

"Siapa anda dan apa yang anda lakukan?"

"Saya Cliff Young. Berasal dari sebuah peternakan besar dimana kami menggembala biri-biri diluar Melbourne"

They said, “You’re really going to run in this race?”

"Apakah anda akan berlari di perlombaan ini ?"

"Ya" Cliff menjawab

"Punya pendukung ?"

“Tidak”

“Maka anda tidak bisa menyelesaikan pertandingan ini”

"Oh iya, saya bisa. " Kata Cliff. "Saya besar di sebuah pertanian dimana kami tidak mampu membeli kuda atau kendaraan 4wd, dan sepanjang saya hidup disana - sampai ketika 4 tahun yang lalu kami mampu membeli kendaraan 4wd- ketika datang badai, saya harus pergi keluar dan menggiring domba-domba itu kedalam. kami mempunyai 2000 domba dan luas tanah kami 2000 acre. Seringkali saya harus berlari untuk mengumpulkan domba-domba itu selama dua atau tiga hari. Butuh waktu lama, tapi saya menangkap mereka. Saya percaya saya dapat menyelesaikan perlombaan ini; hanya beda waktu dua hari. Perlombaan ini dilakukan selama 5 hari. Saya pernah berlari menangkap domba selama 3 hari"

Ketika perlombaan dimulai para pelari profesional meninggalkan seorang pria tua tanpa gigi yang berlari dengan boot karetnya, tapi bagaimana dia bisa menang ?

Pada saat itu pelari profesional percaya bahwa mereka harus lari selama 18 jam kemudian tidur selama 6 jam agar bisa menyelesaikan lomba itu dalam waktu 5 hari.

Dia menyelesaikan 875 km selama 5hari, 15 jam dan 4 menit. Tanpa tahu bahwa di seharusnya tidur selama perlombaan itu. Dia berkata, ketika dia berlari dalam perlombaan itu dia membayangkan bahwa dia sedang mengejar domba-domba dan menghindari badai.

Bahkan ketika dia mendapatkan hadiah pertama sebesar 10.000 USD dia tidak tahu bahwa perlombaan itu ada hadiahnya. Dia kemudian menolak menerima uang itu dan berkata "Dibelakang sana ada lima orang pelari yang lebih tangguh dari saya ". Dia membaginya kepada lima orang tersebut.

Pada tahun-tahun selanjutnya dia tetap berlari hingga dia berumur 79 tahun, dan menginspirasi orang-orang di australia untuk mengejar impian masing-masing.

Jadi, apakah pria tua ini menginspirasi anda juga ?


Ganbarimasyou!!!


diambil jg dari:
- wikipedia
- dari sini
- ebook berjudul I've found My Hero, karangan Phil Essam

William Tan - Apa yang membuat manusia maraton terus berusaha


the sunday times, 5 Juni 2005


Paraplegic (orang yang lumpuh dari pinggang kebawah) pertama yang menyelesaikan 10 marathon di 7 benua dalam waktu 70 hari, saat ini sedang mencoba untuk rekor dunia yang lain.


oleh Jeremy Au Yong


Bahkan semenjak masa kecil, Dr. Willam Tan menolak untuk menjadi korban. Polio menyerangnya ketika berumur dua tahun, dan sejak saat itu dia tidak bisa berjalan ataupun berlari. Pada saat dia taman kanak-kanak, anak-anak nakal mulai mengganggunya. “Mereka sangat jahat kepada saya. Seringkali mereka memukul saya di kepala kemudian lari. Dan saya tidak bisa mengejar mereka”


Tapi dia tidak menangis mengadu ke ibunya. “Saya pintar menangkap tangan orang. Saya menangkap tangan mereka dan menggigitnya”.


Sikap Dr. Tan dalam memandang kehidupan menjelaskan siapa dirinya saat ini:
seorang dokter, ahli otak, penerima beasiswa fullbright, beasiswa Raffles, dan juga orang lumpuh setengah badan (paraplegic) pertama yang menyelesaikan 10 marathon di tujuh benua dalam 70 hari. Perlombaan marathon itu diadakan di Antartika, Fin del Mundo (Argentina), Phoenix dan Boston (Amerika Serikat), Bangkok(Thailand), Cape Town(South Africa), Amsterdam(Belanda),
Queenstown(New Zealand), Canberra(Australia) dan Vancouver(Canada).


Prestasi terakhirnya yang dia ajukan ke Guinness World Record untuk dipertimbangkan, sangatlah mengingat bahwa dia bepergian seorang diri dan sering harus tinggal di penginapan kecil tanpa akses bagi para penyandang cacat.


Banyak rintangan yang menghadang. Di Antartika, dia terjebak oleh lumpur; di Arizona, tangannya hampir patah ketika tersangkut di roda; di Amsterdam dada kanannya cedera terkena batu bulat yg digunakan untuk membuat jalan; dan di Bangkok dia hampir terlambat start karena kemacetan lalu lintas.


Dr. Tan berkata terus terang: “ada saat-saat dimana saya ingin menyerah karena segalanya terasa sangat berat. Dan kemudian pikiran lain melintas dalam benak saya. Saya berlatih sangat keras untuk hal ini "-450 push up setiap hari, dan pergi ke gym-" jika saya menyerah sekarang, maka saya akan kehilangan banyak dari apa yang telah saya usahakan”


Pikiran lain yang membuat dia tetap berusaha: “Saya ingat bahwa saya mencoba tantangan ini karena saya ingin mengumpulkan uang bagi para penderita kanker”


dan mencatat rekor baru bukan lagi menjadi sebuah hal yang baru bagi anak penjual gorengan pisang ini.


pada tahun 1980, dia menjadi orang singapura pertama yang menyelesaikan sebuah pertandingan marathon dengan duduk diatas kursi roda. Sejak saat itu dia mengikuti berbagai macam marathon, memenangkan banyak medali, dan mengumpulkan 14 juta dollar untuk disumbangkan.


Dia menjadi seorang atlit kursi roda pada akhir 1970 setelah bertemu dan dilatih oleh Mr. Wahid Baba, seorang mantan perwira polisi yang menjadi pionir olahraga kursi roda di singapura.


“Hal itu membuka sebuah horizon yang baru dalam hidup saya. Saya sangat menyukainya, saya suka terus menerus mendorong diri saya” Kata Dr. Tan.


Dr. Tan juga mengakui bahwa prestasi terakhirnya adalah yang terberat yang pernah dia lakukan. “Sebelumnya, saya bisa leluasa untuk memilih perlombaan marathon mana yang ingin saya ikuti, tapi untuk membuat catatan rekor dunia, saya harus mengikuti jadwal yang telah mereka tentukan.”


Dia juga belum mau bercerita tentang rekor dunia yang lain yang akan dia pecahkan bulan depan. “Jika saya mengumumkannya sekarang, seseorang di Amerika Serikat atau di Inggris akan mencoba melakukannya minggu depan dan kemudian hal itu akan hilang”


Kedua rekor dunia ini akan digunakan untuk pengumpulan dana bagi riset kanker yang diderita oleh anak2 di Nanyang University of Singapore.


diambil dan diterjemahkan dari sini

===================================================================================


Saya mengetahui tentang Dr. William Tan ketika saya membaca archive dari blog adam khoo. disitu diceritakan bahwa keluarganya tidak mampu membelikannya kursi roda dan dia merangkak menggunakan tangannya selama 8 tahun (umur 2 tahun sampai 10 tahun).


Pada saat dia taman kanak-kanak dia membalas perlakuan dari anak-anak yang mengganggunya dan hal itu menyebabkan dirinya dikeluarkan dari sekolah.


Alih-alih mengeluh karena cacat yang dideritanya, dia memilih fokus kepada kekuatan yang dimilikinya (kekuatan keinginan, tangan, dan pikirannya). Dan menetapkan tujuan untuk menjadi seorang doktor medis dan atlit olimpiade. Walaupun dia berusaha sangat keras dan masuk dalam kualifikasi nilai untuk Sekolah medis NUS, tapi dia ditolak karena kelumpuhannya. Dan mereka menyarankan untuk mengambil jurusan life science.


Tapi impiannya adalah menjadi doktor, sehingga setelah lulus dan bekerja selama 5 tahun, dia menggunakan tabungannya untuk menjadi master di bidang Physiology dan dilanjutkan dengan PhD di bidang Neuro Scientist (Ahli bedah otak).



the sunday times, 5 Juni 2005


Setelah meraih mimpinya menjadi seorang doktor medis dan ahli bedah otak, dia melanjutkan tujuan selanjutnya untuk menjadi atlit olimpiade dan pemegang rekor dunia.


Dan pada tanggal 19 Desember 2007 dia meraih rekor terbarunya yaitu menyelesaikan 7 marathon di 7 benua dalam waktu 27 hari. Diantara bulan November dan Desember dia mengikuti perlombaan di Antartika, Chili, mesir, Thailand, Jepang, Kenya, Italia, Inggris, New Zealand dan Amerika Serikat.


Beberapa bulan sebelumnya, yaitu pada April 2007, Dia menjadi orang pertama di dunia yang menyelesaikan marathon di Kutub utara dengan catatan waktu 21 jam dan 10 menit dengan mengalahkan rintangan yang amat besar termasuk kondisi ekstrim suhu -25 derajat celcius.



Dalam perjalanannya memecahkan rekor, dia mengalami kecelakaan di kairo pada 16 Nov. Seekor keledai tiba2 masuk di jalurnya dan karena ketakutan keledai itu menendangnya di muka, mata, leher dan dadanya. Walaupun karena hal itu 6 tulang rusuknya patah dan kursi rodanya rusak, dia berkeras untuk melanjutkan perjalanannya menempuh tujuan.


Cerita tentang seorang William Tan mengingatkan kita tentang batasan-batasan yang sering kita buat sendiri, tentang kemampuan diri, tentang gender, tentang apa yang kita pikir tidak bisa kita capai karena sesuatu dan lain hal. Semoga cerita ini juga menginspirasi bahwa kita mampu mencapai apapun yang kita inginkan dalam hidup, karena batasan-batasan yang seringkali menjadi alasan kita untuk menyerah menggapai mimpi-mimpi kita, sebenarnya adalah kita sendiri yang membuatnya.


Jadi, mari mulai sedikit demi sedikit meninggalkan alasan yang menjauhkan kita dari mimpi-mimpi. dan mulai melaju….



diambil juga dari:



Ganbarimasyou!!!


oleh Adam Khoo

Bagaimana Anda Melihat Diri Anda Sendiri - Sebuah Metafora

Saya turut senang dengan banyaknya orang-orang yang menikmati ulasan saya mengenai metafora gajah yang terperangkap karena kayakinannya. Kali ini saya ingin membagi cerita mengenai metafora gajah yang lainnya,tapi yang satu ini cerita mengenai gajah prasejarah yang lebih dikenal dengan nama MAMOTH (gajah purba raksasa).

Salah satu film favorit saya adalah ICE AGE dan ICE AGE 2. Pada film kedua tersebut, ada kisah mengenai mamoth betina (sekali lagi mahluk yang bertenaga besar) bernama Ally yang ditinggalkan oleh kelompoknya sejak dia masih sangat muda. Ia akhirnya dibesarkan oleh keluarga possum (sebangsa tupai bergigi depan panjang) yang mengajarkan dia menjadi seekor possum. Kenyataan bahwa dia tidak pernah bertemu dengan mamoth lain dan yang ada disekelilingnya hanya sekawanan possum menjadikannya menciptakan identitas dirinya sebagai seekor possum juga. Percaya bahwa ia seekor possum membuat ia bertingkah selayaknya seekor possum.Ketika seekor burung terbang mendekat, seperti tingkah kawanan possum lainnya, ia berlari untuk sembunyi bahkan berpura-pura mati untuk menghindari burung tersebut.


Ketika malam seperti yang dilakukan possum,ia akan tidur dengan kepala dibawah, melompat dari pohon ke pohon, lari dari hewan pemangsa. Suatu hari ia bertemu dengan seekor mammoth bernama Manfred dan mengatakan kenyataan bahwa ia adalah seekor mamoth, mahluk yang kuat bertenaga dan bukan seekor possum. Manfred juga meyakinkannya dengan memperlihatkan bayangan dirinya diatas air sampai-sampai ia mengatakan bahwa dirinya “wow, saya possum yang besar dan gemuk.”


Apa maksud dari cerita ini dan pelajaran apa yang dapat kita dapatkan? saya akan bertanya, ‘Bagaimana anda melihat diri anda sendiri?’ Apakah anda melihat diri sendiri sebagai seorang pemimpin atau seorang pengikut? Apakah anda seorang yang pemalu atau orang yang berani? apa anda seorang pemenang atau seorang yang kalah? Apakah anda seekor possum atau seekor mamoth.Kita melihat diri kita semua dengan cara yang berbeda dan ini yang kita sebut dengan IDENTITAS.


Identitas ini sangat penting karena berpengaruh kepada keputusan yang anda buat dan anda inginkan untuk diri sendiri dan tindakan yang anda lakukan. Jika anda melihat diri anda sebagai pemimpin maka anda akan mengambil tindakan untuk memimpin suatu keadaan bila ada kesempatan. Jika anda melihat dirimu sebagi pengikut, maka anda akan selalu menunggu seseorang untuk memimpin. Jika anda berpikir sebagai pemimpin, anda akan bertindak seperti pemimpin. Anda akan mengatur pencapaian yang tinggi untuk diri anda dan berani memikul tanggung jawab atas hidup. Apakah Pemenang gagal dan melakukan kesalahan? tentu saja. Tapi sebagai pemenang, anda akan berusaha untuk bangkit dan berusaha lagi. sebagai pemenang, anda akan belajar dari kesalahan yang lampau.


Sebaliknya, jika anda berpikir sebagai orang yang kalah, anda akan selalu berusaha membuat alasan-alasan. Berusaha untuk menyalahkan semuanya dan semua orang atas masalah yang kamu hadapi. Anda memiliki pilihan kearah mana anda melihat dirimu sendiri. Anda bisa memilih untuk jadi orang yang kalah atau menang,pemenang atau korban. Coba lihat, saya percaya kita semua lahir sebagi seorang pemenang dan Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan untuk menjadi sukses yaitu potensi manusia yang luar biasa dan kebebasan untuk memilih.


Masalahnya ialah banyak orang yang berpikir bahwa mereka selayaknya seekor possum. Mungkin sewaktu masa mereka tumbuh, orang-orang disekitar mereka menjuluki mereka ‘bodoh’,'pemalas’,'pemalu’,'lambat belajar’ sampai’berotak rata-rata’.Jika anda tidak mengetahui siapa anda (manusia dengan kemampuan yang menakjubkan), anda akan membiarkan orang lain menilai siapa anda sebenarnya. Sekali anda memilih untuk percaya bahwa anda seekor possum,meskipun anda telah melihat dirimu menjadi pemenang beberapa kali, anda hanya akan berpikir bahwa anda hanya beruntung.


Jadi, ingatlah bahwa anda adalah seekor mamoth yang memiliki potensi yang besar, Jadi berhenti bertingkah seperti seekor possum. Walaupun kita semua lahir dari latar keluarga yang berbeda, memiliki teman yang berbeda dan besar di lingkungan yang berbeda, kita telah diberikan kemampuan oleh pencipta kita untuk memilih siapa kita! Jadi, pilihlah dengan bijaksana.


diambil dan diterjemahkan dari sini


Ganbarimasyou!!!





Christopher Gardner (Ayah):

Hey, jangan pernah biarkan siapapun mengatakan…. kau tidak bisa melakukan sesuatu hal
Bahkan jika aku yang mengatakannya.
Mengerti ?

Christopher (anak):

Baiklah.


Christopher Gardner (ayah):
Jika kau mempunyai mimpi… Kau harus menjaganya dengan baik.
Mereka yang memberi tahu bahwa kau tidak bisa melakukan sesuatu, itu karena mereka sendiri tidak mampu melakukannya.
Jika kau menginginkan sesuatu, maka pergi dan raihlah.
TITIK.


diambil dan diterjemahkan dari sini
========================================================================================


Potongan pembicaraan ini adalah salah satu scene dari film Pursuit of Happyness yang dibintangi oleh will smith. Dirilis pada tahun 2006, film ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang sedang putus asa, atau lemah semangat. Didalamnya menceritakan perjuangan tentang seorang sales yang ditimpa kemalangan-kemalangan dan ketidaksuksesan baik secara finansial maupun dalam kehidupan rumah tangga, namun tetap terus berusaha sampai akhir. Dari keadaan ditinggal istrinya dan menjadi orang tua tunggal, hidup berpindah-pindah di penampungan gelandangan, menjadi seorang pemilik perusahaan broker dan milyuner di akhir hidupnya. Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata, dan mengingatkan kita untuk selalu menjaga mimpi-mimpi kita dalam keadaan seburuk apapun.


Ganbarimasyou!!!




Lance Armstrong - Hidup yang ia terima dari Kanker

Pada usia 25 tahun, Lance Armstrong adalah salah satu atlit balap sepeda terbaik. Dia membuktikannya dengan memenangkan Kejuaraan Dunia, Tour Du Pont dan beberapa tahapan Tour de France. Saat itu dia seperti tak terkalahkan, dan mempunyai masa depan yang sangat cerah.

Kemudian dia terkena kanker.

Berkaitan dengan tantangan selanjutnya yang dia hadapi, balap sepeda tampak sebagai hal yang sepele. Diagnosanya adalah kanker testis, kanker yang biasa mengenai pria-pria berumur 15-35 tahun. Jika dideteksi secara dini, tingkat keberhasilannya bisa 90%. Tapi seperti pria sehat pada umumnya, Lance mengabaikan tanda peringatan itu, dan tak pernah membayangkan akan mengalami kondisi yang sangat serius. Tanpa pengobatan dini, kanker telah menyebar sampai ke perut, paru-paru bahkan otaknya. Peluangnya meredup.

Kemudian sebuah kombinasi dari kondisi fisik, dukungan kuat, dan semangat bertanding mengambil alih. Dia mendeklarasikan bahwa dia bukan penderita kanker, tapi seorang yang berhasil bertahan hidup dari kanker. Lalu aktif mempelajari tentang penyakit tersebut dan pengobatannya. Dipersenjatai dengan pengetahuan dan kepercayaan pada dunia medis, dia melakukan pengobatan yang terus menerus dan akhirnya berhasil mengusir penyakit itu.

Selama pengobatan, sebelum sembuh, bahkan sebelum mengetahui takdirnya, dia mendirikan Lance Armstrong Foundation. Hal ini menandai permulaan hidup Lance sebagai advokat bagi orang-orang yang hidup dengan kanker sekaligus wakil bagi komunitas kanker.

Kemenangan Lance Armstrong selama Tour De France 1999-2005 sangat menginspirasi, tapi perang terhadap kanker baru saja dimulai-bukan saja untuk dirinya, tapi untuk orang-orang yang bertahan hidup dari kanker dan orang-orang yang beranggapan bahwa kanker tidak dapat mengenai mereka. Dia berencana untuk memimpin pertarungan ini, dan berharap Anda bergabung dengannya. Ini adalah kehidupan yang dia dapat dari kanker. Ini adalah caranya untuk hidup dengan kuat.

diambil dan diterjemahkan dari sini
======================================================================================

Saya pertama kali mendengar nama Lance Armstrong ketika membaca sebuah e-book yang ternyata merupakan biografinya yang berjudul It's not about a bike. Disitu saya mengetahui bahwa dia adalah seorang atlit dunia yang terserang kanker, perjuangan mental menghadapi penyakit itu dan terutama untuk bangkit kembali dan menjadi juara Tour De France selama 7 kali berturut (1999 - 2005).

Saya belum selesai membaca buku dia, sampai ketika hari ini saya berjumpa lagi dengannya (tentu saja, via artikel di internet).

Dan sewaktu kehidupan sangat baik kepada diri anda, sebuah bencana menimpa. Anda punya pilihan untuk menyerah dan membiarkan tantangan kehidupan mengalahkan anda. Atau memutuskan untuk melawan dan mencicipi rasa dari sebuah kemenangan

begitu ditulis oleh elesse chow
Di tahun 1996 di juga baru saja menandatangani kontrak senilai 2.5 juta USD untuk bergabung dengan sebuah tim balap sepeda. Pada Oktober tahun itu juga, dia diketahui telah mengidap kanker dengan stadium akhir. "Sangat tipis peluangnya untuk bisa hidup di tahun berikut. Hanya sepertiga orang yang selamat" - kata Craig Nichols seorang ahli kanker yang menangani penyakitnya. Kanker sudah sangat menyebar sehingga testisnya membengkak sebesar jeruk sewaktu akan dilakukan operasi.

Mental tentu saja sesuatu yang sangat diuji. Bahkan ketika menjalani kemoterapi dia selalu mencoba bersepeda sekuat yang dia bisa. Di otaknya berdengung-dengung pertanyaan "Jika saya mengidap kanker, apa gunanya terus mengendarai sepeda ini?". Jika orang-orang paling ahli di bidangnya telah berkata bahwa penyakitmu tidak bisa disembuhkan, buat apalagi berusaha ?

Tapi adalah pilihannya untuk terus berjuang. Pun semasa waktu penyembuhan dia berencana untuk membuat organisasi nirlaba untuk menaikkan kewaspadaan terhadap kanker. Dia bersama-sama pembalap lainnya juga mempunyai ide untuk membuat balap amal dan menyebutnya "Ride for the Roses". Organisasi itu membuat dia merasakan adanya sebuah tujuan untuk bertahan hidup dari penyakit ini.

Pada tahun 1998, Dia mencoba untuk kembali ke dunia balap sepeda. Usaha pertamanya tidak begitu baik. Staminanya menurun, mudah lelah dan merasa tertekan. Sangat sulit baginya untuk kembali kepada stamina sebelumnya. Lebih parah lagi kontrak nya dinegoisasikan ulang sehingga dia kehilangan tim yang akan mendukungnya untuk berlomba. Hal ini dikarenakan dia dianggap sebagai publikasi yang buruk. Dia menganggap dirinya sangat beruntung ketika ada tim yang akhirnya mau menerima dia.

Dan dia berjuang sangat keras untuk mengembalikan dirinya ke kondisi awal. Sampai akhirnya dia menjuarai Tour De France 7 kali berturut-turut. Memecahkan rekor sebelumnya yaitu 5 kali berturut-turut yang dipegang Miguel Indurain (1991-1995).

Di tahun 2004, Lance Armstrong dan Nike menciptakan gelang karet kuning dengan tulisan "Live Strong" motto dari organisasi amal untuk riset kanker yang dia dirikan. Kuning adalah warna kaos pembalap yang memimpin di sebuah pertandingan balap sepeda. Gelang itu dijual seharga 1 USD dan karena sangat populer, berhasil meraup dana sebesar 28 juta USD untuk penelitian kanker.

Seperti pelajaran dari postingan-postingan sebelumnya, kita tidak bisa memilih peristiwa yang terjadi pada kita, tapi kita selalu bisa memilih respon kita terhadapnya. Respon Lance Armstrong terhadap kanker adalah untuk berjuang hidup. Dan pilihan ini tidak hanya membuat dirinya melegenda, membantu banyak orang selamat dari kanker, tapi juga menciptakan gelombang mode rubber wristband di jakarta. Jadi, apa pilihan anda terhadap masalah yang anda hadapi saat ini ?

Ganbarimasyou!!!


diambil juga dari:
- http://www.livestrong.org
- http://www.goal-setting-college.com/inspiration/lance-armstrong/
- http://www.answers.com/topic/lance-armstrong
- http://www.rubberbracelets.com/pophistory.html
- http://en.wikipedia.org/wiki/Lance_Armstrong



About This Blog


Tidak ada kebetulan dalam hidup ini,...
yang ada hanyalah rangkaian kejadian lengkap dengan makna-maknanya.

Persoalannya kemudian,...

bisakah kita merajut makna-makna yang telah lewat???


--==the spirit of dianivan==--

Bukan masalah dari mana kita berasal,
tapi bagaimana kita melangkah saat ini.

Ganbarimasyou!!!

diAnIvaN

diAnIvaN

My Songs